Penguatan kompetensi preventif–promotif terhadap penyakit muskuloskeletal dan kesehatan lansia dilakukan melalui blok-blok unggulan sebagai berikut:
1. Profesionalisme Dokter
Blok Profesionalisme Dokter merupakan pondasi pembentukan karakter dan identitas lulusan FK. Keunggulan fakultas kedokteran tidak hanya diukur dari aspek akademik dan klinik, tetapi juga dari sikap profesional, etika, dan nilai kemanusiaan lulusan.
2. Biologi Sel dan Jaringan
Biologi sel dan jaringan merupakan ilmu dasar yang menjadi landasan pemahaman penyakit, diagnosis, dan terapi pada level seluler dan histologis.
3. Sistem Muskuloskeletal dan Integumen
Memberikan fondasi anatomi, fisiologi, dan patofisiologi sistem gerak untuk memahami mekanisme gangguan otot, tulang, sendi, dan jaringan penunjang. Blok ini menjadi dasar utama mahasiswa dalam mengidentifikasi faktor risiko, tanda awal degenerasi muskuloskeletal, dan strategi pencegahannya sejak dini.
4. Sistem Saraf Pusat, Indera dan Endokrin
Menjelaskan peran sistem saraf pusat, sensorik, dan hormonal dalam koordinasi gerak, keseimbangan, kognisi, dan kualitas hidup lansia. Kondisi seperti Parkinson, Alzheimer, gangguan vestibular, serta gangguan endokrin (misalnya menopause dan andropause) dikaji dalam kaitannya dengan penurunan fungsi muskuloskeletal.
5. Sistem Sirkulasi (Vaskular Tepi dan Limfatik)
Membahas integrasi saraf perifer, vaskularisasi, dan sistem limfatik terhadap fungsi gerak, kekuatan otot, sensasi, serta nyeri. Materi ini penting untuk memahami keluhan lansia seperti neuropati perifer, gangguan vaskular ekstremitas, klaudikasio, dan limfedema yang berpengaruh pada mobilitas dan risiko jatuh.
6. Genetika, Imunologi dan Penuaan Sel
Mengkaji proses penuaan seluler (cellular aging), imunosenescence, respons inflamasi kronik, serta predisposisi genetik terhadap penyakit degeneratif muskuloskeletal. Blok ini memperkuat pemahaman mengenai korelasi antara penuaan, inflammaging, osteoporosis, dan osteoartritis.
7. Mekanisme dan Penatalaksanaan Penyakit Tidak Menular (PTM)
Menekankan PTM yang berkaitan dengan risiko gangguan muskuloskeletal pada lansia seperti diabetes melitus, hipertensi, obesitas, dislipidemia, dan penyakit kardiovaskular. Mahasiswa dibekali kemampuan deteksi dini dan pencegahan faktor risiko sejak usia dewasa.
8. Mekanisme dan Penatalaksanaan Penyakit Degeneratif
Fokus pada pencegahan primer, sekunder, dan tersier penyakit degeneratif seperti osteoartritis, osteoporosis, sarkopenia, gout arthritis, dan nyeri punggung bawah kronik. Mahasiswa dibekali keterampilan deteksi dini, edukasi, dan intervensi berbasis komunitas untuk mencegah disabilitas dan menjaga kemandirian lansia.
9. Kesehatan Usia Dewasa
Berorientasi pada early prevention, yaitu pencegahan gangguan muskuloskeletal sejak fase dewasa melalui pemahaman perubahan fisiologis, gaya hidup sehat, dan strategi promosi kesehatan untuk mempertahankan kebugaran.
10. Kesehatan Lansia
Memperkuat kemampuan asesmen fungsional, penilaian risiko jatuh, pencegahan disabilitas, optimalisasi fungsi harian, serta intervensi berbasis keluarga dan komunitas guna meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian lansia.
11. Kegawatdaruratan Medik
Membekali mahasiswa kemampuan penanganan kegawatdaruratan pada lansia seperti jatuh, fraktur, penurunan kesadaran, dan kondisi akut lainnya secara cepat, tepat, dan aman sesuai prosedur klinis.
12. Sistem Kardiorespirasi
Memberikan pemahaman untuk merancang aktivitas fisik aerobik yang aman bagi lansia, serta edukasi latihan kardiorespirasi guna mempertahankan kekuatan otot dan mendorong gaya hidup aktif sebagai upaya pencegahan disabilitas.
13. Sistem Urogenital dan Reproduksi
Memahami peran regulasi hormonal dan metabolik dalam kesehatan tulang dan otot yang berpengaruh langsung terhadap risiko gangguan muskuloskeletal.
14. Mekanisme dan Dasar Penatalaksanaan Penyakit Menular
Membahas dampak sistemik penyakit menular terhadap sistem muskuloskeletal serta edukasi pencegahan infeksi melalui imunisasi, kebersihan, nutrisi, dan promosi gaya hidup sehat untuk menjaga imunitas dan kekuatan otot.
15. Kesehatan Ibu dan Bayi
Menjadi fondasi pembentukan peak bone mass dan kekuatan otot sejak masa kehamilan dan bayi sebagai dasar pencegahan penyakit muskuloskeletal di usia lanjut.
16. Kesehatan Anak dan Remaja
Menekankan pentingnya pembentukan peak bone mass, perkembangan otot, dan kebiasaan aktivitas fisik sejak masa anak dan remaja sebagai upaya pencegahan penyakit muskuloskeletal di usia lanjut.